Mengapa Sistem Gagal, dan Apa yang Benar-Benar Bekerja
Mulai dari Sini
Tiga tulisan yang paling menggambarkan cara berpikir di situs ini.
Tiga tulisan yang paling menggambarkan cara berpikir di situs ini.
Bayangkan dua proposal konsultan ada di meja direksi sebuah PDAM minggu ini. Proposal pertama tebal dan tegas. Ada peta jalan tiga tahun, delapan fase, target penurunan NRW dari 35 persen ke 20 persen, dan dasbor purwarupa yang sudah bisa diklik-klik saat presentasi. Timeline dimulai bulan depan. Proposal kedua lebih tipis, dan lebih tidak enak dibaca. Isinya cuma satu permintaan: tiga bulan pertama dipakai untuk memastikan di mana sebenarnya posisi organisasi ini sekarang, sebelum satu rupiah pun dibicarakan untuk fase berikutnya. Tidak ada janji angka. Tidak ada dasbor purwarupa. ...
Satu kalimat perintah, lima menit, biaya token 0,75 dolar. Itu yang dibutuhkan agen coding AI untuk membangunkan saya satu digital twin utilitas air: kota 3D, aliran air beranimasi, simulasi kebocoran, telemetri yang bergerak halus. Terlihat lengkap. Tapi setiap angka di dasbornya dihasilkan satu baris rumus matematika, bukan sensor sungguhan. Tulisan ini membedah kesenjangan antara kecepatan membuat sesuatu terlihat benar dan kecepatan membuat sesuatu memang benar, lalu menawarkan daftar periksa untuk utilitas air yang sedang mengevaluasi proposal serupa dari vendor.
Australia mewajibkan utilitas air melapor insiden siber kritis dalam 12 jam. Selandia Baru mengusulkan sanksi pidana sampai NZD 500 ribu untuk direktur perorangan bila air tidak dilindungi memadai. Payung hukum Infrastruktur Informasi Vital Indonesia sendiri, Perpres 82/2022, tidak mencantumkan air di antara delapan sektor yang diaturnya. Pelindungan yang ada hari ini baru kerja sama bilateral sukarela, bukan kewajiban yang berlaku otomatis.
Karya terbesar di situs ini: Tetralogi Ketahanan Air, empat buku daring tentang bagaimana institusi air minum Indonesia bertahan, menata kendali, membenahi manusianya, dan membaca masa depannya. Gratis, tanpa registrasi, dan diperlakukan sebagai karya hidup yang mencatat revisinya sendiri. Cerita mengapa keempatnya lahir sebagai satu komposisi ada di pengantar tetralogi .
Sejumlah alat bantu pemikiran dan simulasi, dikembangkan untuk menguji ide secara praktis.
Situs ini saya rawat sebagai arsip yang terus tumbuh: tulisan diperbaiki, sesekali ada catatan atau bagian baru. Bila Anda ingin tahu saat ada yang baru, tinggalkan email.
Untuk catatan, koreksi, atau sekadar bertukar pikiran: me@fdiskandar.com, atau lewat LinkedIn dan Medium.
Seluruh tulisan di situs ini adalah pandangan pribadi penulis, bukan pandangan institusi mana pun.